Kabupaten Gorontalo
Kabupaten Gorontalo adalah sebuah kabupaten di provinsi Gorontalo, pulau Sulawesi yang dibentuk pada tanggal 26 November 1673 (16 Syakban 1084 Hijriah). Kabupaten Gorontalo dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi, dengan ibu kota semula berada di Isimu Kecamatan Tibawa, lalu dipindahkan ke Kecamatan Limboto pada tahun 1978. Sampai dengan awal tahun 2003, Kabupaten Gorontalo sudah mengalami tiga kali pemekaran, yang pertama antara Kabupaten Gorontalo (induk) dan Kabupaten Boalemo (hasil pemekaran 1999), setelah itu ditambah dengan Kabupaten Bone bolango (hasil pemekaran 2003), dan terakhir Kabupaten Gorontalo kembali dimekarkan pada tanggal 2 Januari 2007, dengan membentuk Kabupaten Gorontalo Utara.
Kabupaten Gorontalo terletak antara 0o19 -1o15 LU dan 121o84 -123o26 BT, secara administratif, terbagi menjadi 12 Kecamatan. Adapun kecamatan di wilayah Kabupaten Gorontalo sampai dengan 2 Januari 2007 adalah sebagai berikut : Batudaa, Batudaa Pantai, Boliyohuto, Bongomeme, Limboto (Ibukota Kabupaten Gorontalo), LImboto Barat, Mootilango, Pulubala, Telaga, Telaga Biru, Tibawa, Tolangohula. Daerah Kabupaten Gorontalo berbatasan langsung dengan Laut Sulawesi di sebelah utara, Teluk Tomini di sebelah selatan, Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Pohuwato di sebelah barat, provinsi Sulawesi Selatan di sebelah timur.
Lambaian daun nyiur diterpa angin seolah menyambut kedatangan Anda ketika berkunjung ke Kabupaten Gorontalo. Daerah dengan luas wilayah + 1.846,40 km2 ini dihuni 330.456 jiwa penduduk. Layaknya daerah lain diprovinsi Gorontalo, Kabupaten Gorontalo juga menganut falsafah : Adat bersendikan sara’, sara’ bersendikan Kitabullah. Tak heran jika keramah tamahan penduduknya senantiasa memberikan rasa nyaman kepada para tamu dari luar daerah. Sejak terbentuknya Kabupaten Gorontalo, terdapat berbagai komunitas masyarakat yang senantiasa mengisi aktifitas keseharian, selain penduduk asli, juga terdapat berbagai suku yang telah lama tinggal dan mengadu nasib, diantaranya, suku Jawa, Bugis, Tondano, Irian, Maluku, dan banyak lagi masyarakat lain dari luar daerah.
Kabupaten Gorontalo mempunyai potensi yang besar dibidang pertanian yang masih menjadi andalan daerah ini, hasil utama pertanian didaerah ini berupa padi, jagung, tanaman holtikultura, dan palawija. Jagung menjadi andalan daerah ini yang selalu meramaikan perdagangan antar pulau daerah bahkan ekspor. Pengembangan jagung menjadi sangat menarik mengingat keterkaitan antara pertanian, industi, dan peternakan yanng sifatnya saling mendukung,
Untuk kegiatan perkebunan, hasil komoditi utama Kabupaten Gorontalo ini meliputi kelapa dalam, kelapa hibrida, cengkeh, kopi robusta, tebu, dan jambu mete. Keunggulan sektor pertanian ini membuat kegiatan industri pengolahan bergairah, sebab hampir semua bahan baku industri bersumber dari hasil pertanian. Dengan mengembangkan industri pengolahan yang berbahan baku kelapa sebagai komoditi unggulan. Kelapa belum dapat bermain ditataran pasar regional apalagi ekspor. Hanya batang kelapa dan kopra saja yang mampu dipasarkan, tidak kurang dari enam industi dengan bahan baku tanaman kelapa masih dapat dikembangkan seperti industri minyak kelapa, industri arang tempurung kelapa, sabut kelapa, tepung kelapa, dan karbon aktif.
Peran industri pengolahan sebagai wahana untuk memberikan nilai tambah menjadi nyata dan penting bagi Kabupaten Gorontalo, Kelancaran akses transportasi dan komunikasi ke luar daerah secara tidak langsung juga memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan potensi daerah ini, Infrastruktur yang memadai mempermudah arus barang dan jasa sehingga mempercepat perwujudan Gorontalo sebagai kawasan industri. Daerah ini juga telah memiliki berbagai sarana dan prasarana pendukung diantaranya telah terdapat Bandara Jalaluddin yang terletak di Kecamatan Isimu Kabupaten Gorontalo.
Daerah Kabupaten Gorontalo mempunyai Visi : “Terwujudnya Pemerintahan Daerah Yang Bersih, Demokratis Menjujung Tinggi Supremasi Hukum Demi Terciptanya Masyarakat Sejahtera, Mandiri Dan Berkeadilan Sosial “.
Dengan Misi :
- Mewujudkan Pemerintahan Kabupaten Gorontalo yang Bersih dan Demokratis
- Mewujudkan Kabupaten Gorontalo yang Sejahtera
- Mewujudkan Kabupaten Gorontalo yang Mandiri
Daerah ini diakui memiliki banyak sumber daya alam yang melimpah. Semuanya dapat dikelola siapa pun. Selain itu, terdapat pula berbagai lokasi wisata yang tak kalah menariknya dengan daerah-daerah lain, diantarannya Danau Limboto, Pentado Resort. Taman Kota Menara Keagungan. Khasanah tersebut kian terasa lengkap jika Anda berkunjung ke daerah yang mempunyai Motto Pembangunan Daerah, yang sering kita lihat di setiap gedung pemerintahan dan pintu gerbang memasuki wilayah ini. “Dulo ito momongu lipu”, slogan bahasa daerah yang artinya Mari bersama membangun negeri.
Source : http://web.gorontalokab.go.id







Semoga Kab. gorontalo tambah maju dan rakyatnya makmur Lahir Bathin… amin
Selamat buat kabupaten gorontalo atas 2 prestasi yg di raihnya di tahun 2009 ini, prestasi d bidang pertanian dan piala adipura di bidang lingkungan hidup. Dulo ito momongu lipu
Sayah Tertarik Untuk Membuat Website Tentang Nganjuk ya Salah satunya Karena Insppirasi dari Situs Ini … Terimakasih ..
To : masdan?Trims dah mnjdikan website ini inspirasi anda.. Kapan lgi kalo bkan skarang qt mensosialisasikan kragaman budaya bngsa qt.. Iya ngga? Di tgu launching situs nganjuk ya? Salam sukses