Ilabulo Gorontalo
Makanan khas ini memiliki daya tarik tersendiri ketika cita rasa yang ditawarkan mampu membuat puas bagi yang menyantap. Makanan ini sudah hadir di Gorontalo sejak dahulu kala dan murni makan khas Gorontalo. Tak ada sejarah yang diturunkan baik tertulis maupun secara bertutur menjelaskan kalau makanan ini diadopsi dari daerah mana. Mungkin karena saat itu belum ada istilah study banding atau kunjungan kerja raja – raja ke daerah lain.
Makanya ilabulo hingga saat ini tak ada daerah yang berani klaim kalau itu miliknya. Menariknya lagi, makanan ini sering dicari ketika anak rantau Gorontalo pulang kampung. Ada juga yang menjadikan oleh-oleh buat kerabat di rantau ketika kembali hendak menjalani hidup di negeri orang. Suatu cerita yang berkembang di kalangan penggemar ilabulo yakni dahulu kala makanan ini menjadi kegemaran para raja – raja. Hanya saja, belum ada data lengkap saat sedang apa raja – raja menggemari ilabulo. Padahal ini sangat penting, karena ilabulo sangat pas dipadukan dengan apa saja, ketika sedang bersantai.
Ingin membuat sendiri resep Ilabulo? Berikut resep yang mudah buat Anda.
Bahan Dasar :
- 300 gr daging hati, ampela, jantung ayam, daging ayam, daging ikan segar, telur (sesuaikan dengan selera)
- 100gr Sagu
- 1 ruas jahe
- Jeruk nipis.
- bawang putih dan bawang merah
- cabe rawit hijau, kalau suka yang lebih pedas boleh ditambahkan
- lada dan garam secukupnya
- 250 liter santan
- air kaldu
Cara Membuat Ilabulo :
- Langkah Pertama, Hati dan ampela direbus, kalo suka tambah jantung ayam juga boleh, sebelum di olah di cuci bersih dan di beri jeruk nipis dan garam diamkan sebentar. Cuci lagi dan siap di masak. Sisihkan air kaldu. Hati, jantung dan ampela semua dipotong – potong sesuai selera besarnya.
- Bumbu yg dihaluskan bawang putih, bawang merah, cabe rawit dan jahe di gerus tambahkan garam dan lada lalu campur dengan hati ayam aduk rata. Tambahkan sagu satu dua sendok makan dan sedikit kaldu dari sisa rebusan hati ayam tadi sampai rata, jerangkan di atas kuali semua bahan dan tambahkan sisa kaldu dan santan aduk rata masak dengan api kecil dan adonan berubah seperti bubur.
- Setelah itu siapkan daun pisang letakan 1 atau 2 sendok adonan tadi kalo suka tambahkan telur rebus dan bungkus. Siapkan dandang kukusan masukan semua didalamnya, masak kira – kira 20 menit.
- Hidangan Ilabulo siap disajikan dan disantap. Selamat mencoba
Catatan : Untuk mencoba menu ini, jika tidak tersedia atau berada di lokasi yang jarang ditemukan daun pisang, bisa memakai piring pyrex.
Ilabulo sering tersaji di rumah – rumah makan khas gorontalo, dengan harga per 1 bungkusnya hanya Rp.3.000. Jadi, jika Anda berkunjung ke daerah Gorontalo tidak terlalu sulit untuk mencari menu ini. Pedas, kenyal dan nikmat.
Kini, Ilabulo khas Gorontalo mulai merambah daerah luar dan sangat dikenal dengan rasanya yang khas. Karena sering dijadikan sebagai buah tangan (oleh-oleh) atau cendera mata oleh Pengunjung atau Wisatawan yang sempat mencicipi ketika berkunjung ke Gorontalo.
Di Kota Gorontalo, penjual Ilabulo yang cukup di gemari masyarakat adalah Rumah Makan Ilabulo Jalan Diponegoro. Lokasinya berada di tepi jalan yang terletak di Kelurahan Limba B Kota Gorontalo. Lokasi ini tak pernah kelihatan sepi, bahkan dalam sehari, ratusan bungkus Ilabulo akan terjual.
foto by : Dely d’Lisle













mau,,mau,,mau,,,,,,,,,